Kaltim yang kaya akan kota-kota alami akhirnya menggrakkan hati kami sekeluarga untuk liburan di Balikpapan dan Sekitarnya. Setelah berhari Raya di rumah om Upik di Samarinda akhirnya kami sekeluarga sepakat menuju Pulau Kumala di Tenggarong Kutai Kartanegara.
Konon, Kutai Kartanegara adalah kabupaten terkaya di Inonesia. Ini bisa di buktikan dengan pembangunan jalan rayanya menggunakan semen dan bukan aspal. Dari sisi pembangunan pasti mahal namun low maintenance tentunya. Sepanjang jalan sekitar sungai Mahakam di Tenggarong jalanan lebar dan mulus. Selain itu jembatan yang mirip "golden gate" menambah sentuhan modern di kota kecil ini.
Maklum di kabupaten ini semua kekayaan alam hampir semuanya ada, mulai dari hasil pertanian, tambang batu bara, minyak sampai gas. Sehingga jika di sebut kabupaten terkaya di Indonesia rasanya masuk akal.
Tujuan utama kami adalah Pulau Kumala. Dulu pulau ini sengaja di buat untuk tempat rekreasi yang bergengsi di Kalimantan Timur. Sarana yang di sediakan adalah, Kereta Gantung, SKY Tower, Kereta Api, Kolam Renang, dan wisata budaya tentunya.
Seiring berjalannya waktu, sayang sekali kereta gantung nggak bisa di operasikan lagi. Padahal ini maskot wisata Kukar saat itu. Akhirnya kami menyebarang dengan jasa peruhi kecil yang disebut "ketinting". Ngeri bagi orang awam macam saya, tapi rasa ngeri itu dapat dikalahkan dengan rasa penasaran "keajaiban" Pulau Kumala.
Sabtu, 12 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar